Bidang Penetapan, Penagihan Dan Penyelesaian Piutang
Bidang
Penetapan, Penagihan dan Penyelesaian Piutang
1. Bidang
Penetapan, Penagihan dan Penyelesaian Piutang mempunyai tugas menyelenggarakan
sebagian tugas Badan dalam lingkup Penetapan, Validasi, Penagihan dan
Penyelesaian Piutang PBB dan BPHTB.
2. Untuk
menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana tersebut Penetapan, Penagihan dan
Penyelesaian Piutang mempunyai fungsi :
a. Penyelenggaraan
penghitungan serta penetapan besaran obyek PBB dan BPHTB;
b. Penyelenggaraan
validasi SPTPD BPHTB;
c. Pelaksanaan
penagihan PBB dan BPHTB; dan
d. Pelaksanaan
penanganan penyelesaian piutang PBB dan BPHTB.
e. Pelaporan;
dan
f. Pelaksanaan
fungsi lain yang diberikan oleh pimpinan
3. Bidang
Penetapan, Penagihan dan Penyelesaian Piutang dipimpin oleh seorang Kepala
Bidang yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Badan melalui
Sekretaris.
a. Sub
Bidang Penetapan
1. Sub
Bidang Penetapan mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas dan fungsi Bidang
Penetapan, Penagihan dan Penyelesaian Piutang yang berkenaan dengan
penghitungan dan penetapan besaran PBB dan BPHTB
2. Uraian
tugas Sub Bidang Penetapan adalah :
a. Melakukan
penyusunan rencana kegiatan Sub Bidang Penetapan berdasarkan tugas,
permasalahan dan regulasi sebagai bahan penyusunan Rencana Strategis serta
Rencana Kerja dan Anggaran Badan;
b. Melakukan
penyusunan konsep dan pelaksanaan kebijakan, pedoman dan petunjuk teknis
mengenai penghitungan serta penetapan besaran Pajak dan rencana penerimaan
Daerah yang berkenaan dengan PBB dan BPHTB;
c. Melakukan
penyiapan bahan dan penyusunan konsep Peraturan Walikota yang berkenaan dengan
penetapan PBB dan BPHTB;
d. Melakukan
penghitungan serta penetapan besaran PBB dan BPHTB yang harus dibayar oleh para
Wajib Pajak;
e. Melakukan
penyiapan bahan dalam rangka penerbitan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang
(SPPT) PBB dan Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD) BPHTB;
f. Melakukan
penghitungan dan menetapkan besaran serta menerbitkan Surat Ketetapan Pajak
Daerah Kurang Bayar (SKPDKB), Surat Ketetapan Pajak Daerah Kurang Bayar
Tambahan (SKPDKBT), Surat Ketetapan Pajak Daerah Lebih Bayar (SKPDLB), Surat
Ketetapan Pajak Daerah Nihil (SKPDN) dan Surat Tagihan Pajak Daerah (STPD);
g. Melaksanakan
kegiatan penelitian, penetapan, persetujuan dan proses validasi SPTPD BPHTB
pada sistem BPHTB Online yang meliputi : membuat nota perhitungan pajak daerah,
menyiapkan, menerbitkan dan menyampaikan serta menetapkan Surat Ketetapan Pajak
Daerah (SKPD), Surat Ketetapan Pajak Daerah Kurang Bayar (SKPDKB), Surat
Ketetapan Pajak Daerah Lebih Bayar (SKPDLB), Surat Ketetapan Pajak Daerah Nihil
(SKPDN), Surat Ketetapan sanksi administrasi denda (PPAT/PPATS);
h. Mengelola
entry pada system BPHTB online;
i. Melakukan
penyusunan konsep pembatalan terhadap ketetapan BPHTB yang telah diterbitkan
atau perubahan ketetapan;
j. Mengajukan
mengajukan SPTPD yang telah diteliti dan ditetapkan untuk divalidasi oleh
Kepala Bidang Penetapan, Penagihan dan Penyelesaian Piutang;
k. Melakukan
monitoring, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan kegiatan Seksi Penetapan; dan
l. Melaksanakan
tugas lain sesuai dengan bidang tugasnya.
3. Sub
Bidang Penetapan dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bidang yang berada di bawah
dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Penetapan, Penagihan dan
Penyelesaian Putang.
a. Sub
Bidang Penagihan
1. Sub
Bidang Penagihan mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas dan fungsi bidang
Penetapan, Penagihan dan Penyelesaian Piutang yang berkenaan dengan penagihan
PBB dan BPHTB.
2. Uraian
tugas Sub Bidang Penagihan adalah :
a. Melakukan
penyusunan rencana kegiatan Seksi Penagihan berdasarkan tugas, permasalahan dan
regulasi sebagai bahan penyusunan rencana strategis serta rencana kerja dan
anggaran Badan;
b. Melakukan
penyusunan konsep dan pelaksanaan kebijakan, pedoman dan petunjuk teknis
mengenai penagihan yang berkenaan dengan penagihan PBB dan BPHTB;
c. Melakukan
penyiapan bahan penagihan piutang PBB dan BPHTB;
d. Melakukan
penagihan PBB dan BPHTB sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan
yang berlaku;
e. Membuat
Surat Tagihan Pajak Daerah (STPD) dan melakukan tagihan pajak dan/atau sanksi
administrasi berupa bunga dan/atau denda kepada PPAT/PPATS;
f. Melaksanakan
kegiatan penyampaian Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) dan surat
himbauan;
g. Melakukan
penelitian lapangan atas permohonan validasi BPHTB;
h. Monitoring,
evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kegiatan seksi penagihan; dan
i. Melakukan
tugas lain sesuai dengan bidang tugasnya.
3. Sub
Bidang Penagihan dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bidang yang berada di bawah
dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Penetapan, Penagihan dan
Penyelesaian Piutang.