\

Sekda Dorong Inovasi Digital, Matangkan Strategi Peningkatan PAD Lewat Rakortek

Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman, mendorong seluruh perangkat daerah pengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk terus berinovasi dan memperkuat pemanfaatan layanan digital guna mengoptimalkan penerimaan daerah. Hal tersebut disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Penyusunan Kebijakan Peningkatan PAD yang digelar Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangerang, Kamis (18/12/2025), di Ruang Rapat Ahlakul Karimah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.


Dalam sambutannya, Herman menegaskan bahwa optimalisasi PAD menjadi kunci utama dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah sekaligus memastikan keberlanjutan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.


"Kami mendorong perluasan layanan berbasis digital serta penambahan kanal pembayaran melalui kerja sama dengan Bank RKUD agar proses pemungutan pendapatan daerah semakin mudah, efisien, transparan, dan akuntabel, sejalan dengan program elektronifikasi transaksi pemerintah daerah(ETPD)," ujar Herman.


Ia menambahkan, PAD memiliki peran strategis sebagai fondasi pembiayaan pembangunan daerah. Menurutnya, kemampuan daerah dalam mengelola dan meningkatkan PAD juga mencerminkan tingkat kemandirian pemerintah daerah dalam menjalankan roda pemerintahan.


"Penguatan Pendapatan Asli Daerah merupakan kunci kemandirian fiskal daerah. PAD yang optimal tidak hanya mendukung pembiayaan program pembangunan, tetapi juga mencerminkan kemampuan daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat," katanya.


Herman menyampaikan, dinamika fiskal yang terus berkembang menuntut pemerintah daerah untuk lebih inovatif, adaptif, dan berbasis data dalam merumuskan strategi peningkatan pendapatan. Upaya tersebut, lanjutnya, harus dilakukan secara terencana, konsisten, dan berkelanjutan dengan melibatkan seluruh perangkat daerah sesuai peran dan kewenangannya.


“Pengelolaan PAD masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari regulasi, kebijakan, pemutakhiran basis data, hingga peningkatan kepatuhan wajib pajak. Semua ini tidak bisa diselesaikan secara parsial, tetapi membutuhkan kolaborasi dan komitmen bersama,” tambahnya.


Sementara itu, Kepala Bapenda Kota Tangerang, Kiki Wibawa, dalam laporannya menjelaskan bahwa Rakortek ini diselenggarakan sebagai forum strategis untuk menyamakan persepsi serta memperkuat koordinasi dan sinergi antarperangkat daerah pengelola PAD, termasuk BUMD, BLUD, dan Bank RKUD.


"Rapat koordinasi teknis ini kami rancang sebagai ruang diskusi yang konstruktif dan kolaboratif untuk merumuskan strategi serta kebijakan peningkatan PAD yang lebih efektif, aplikatif, dan berkelanjutan," jelas Kiki.


Menurutnya, optimalisasi PAD merupakan cerminan keberhasilan pelaksanaan otonomi daerah, khususnya dalam menunjukkan kemandirian pembiayaan pembangunan. Melalui forum ini, perangkat daerah diharapkan mampu mengidentifikasi potensi sekaligus permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan pendapatan daerah.


"Dengan pemahaman yang sama dan sinergi yang kuat, kami optimistis berbagai inovasi dapat lahir untuk meningkatkan penerimaan daerah, sekaligus memperkuat tata kelola pendapatan yang transparan dan akuntabel," ujarnya.


Sebagai informasi, Rapat Koordinasi Teknis Penyusunan Kebijakan Peningkatan Pendapatan Asli Daerah ini menghadirkan narasumber dari berbagai instansi strategis, yakni Kedeputian Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas, Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Bappeda Provinsi Banten, serta akademisi dari Universitas Terbuka.

BERITA LAINNYA

18 Dec 2025 13:56

Relaksasi PBB dan BPHTB

18 Dec 2025 13:56

Himbauan Pelayanan Online